Selasa, 02 Desember 2014

TRAGEDI


Aku melihat hidup di hujung waktu
Dan malam-malam yang segan mengusir dingin
Rentetan lampu menyibak kegelapan
Riuh rendah teriak binatang malam
Segera hilang bersama sayap kelelawar
Berhenti pada detak jantung terdalam

Pada sekejap mata
Batin tersadar
Tubuh ini lumpuh dalam satu singgung jalanan
Menyatu dengan aspal dan membentur semut-semut berkeliaran
Puluhan tangan mengukuhkan langkah
Menegarkan sebidang hati yang rapuh
Para sahabat
Perwira yang tangguh

Aku dan kau adalah kita
Semacam bunga dengan tangkainya
Semacam singa dengan raungannya
Merasa senasib dalam sakit
Merasa bahagia dalam bersama
Karna aku dan kau adalah kita

Serapuh ranting
Sekuning dahan
Layu tubuh tersiram riang kebahagiaan
Yang bersama datang membawa tawa
Secangkir susu hadir mengusir dingin
Dan tragedi
Tinggal kenangan

Viecha_Smile

Tidak ada komentar:

Posting Komentar