Hampa
Sepi yang meronta
Inginkan cahaya dalam nyata
Namun kosong meraba dada
Hampa yang dirasa
Sakit yang menusuk, mencambuk
Butakan nurani menjadi peluru
Menembus hati-hati yang kering
Angin panas, mendahaga, cinta.
Sang insan melara
Cinta yang dipuja tak nyata
Gelap malam, gelap hati
Setiap hembusan hampa tak berarti
Bunyikan suara emas
Merayu cinta yang jauh tak bertepi
Yang semakin di kejar
Jauhlah ia dari diri
Cukup-cukupkan harap
Sekian mengembara dalam kecewa
Selebih mimpi biarlah pergi
Hampa hati, coba mengerti
#Viecha_Smile
Tidak ada komentar:
Posting Komentar