Senin, 01 Desember 2014

SENJA


Hujan melambat di hujung senja
Gurau guntur dan kilat terpaksa padam
Pada kesekian detik riuh yang terdengar
Terbuka mata awan membias warna kejinggaan
Luluh sudah rasa takut pada kehampaan
Oleh hadir warna mega berhamparan
Sedang cinta...
Melawan emosi sanggup menyelam
Pada pasang purnama yang terbayang
Di malam-malam yang hendak datang mengganti senja
Jengkal dan langkah yang melukis cerita duka
Biar terhapus sapuan angin
Melambai seperti daun kelapa berjari-jari
Terbayang pada sepucuk curat kecil teruntuk sorga
Harapan pada malaikat penjaga langit
Berdoa kepada pencipta hati
Senja menghantar pada kesatuan bintang menabur cinta
Yang membuat mata menikmati indahnya
Tanpa lelah tanpa kedipan mata


Viecha_Smile

Tidak ada komentar:

Posting Komentar